B. KONFIGURASI
DNS SERVER
1.
Topologi
2.
pengertian
DNS Server
DNS server adalah server yang dapat melayani
permintaan dari client untuk mengetahui alamat yang digunakan oleh sebuah
domain. Jadi, misalnya kita ingin mengakses facebook.com, maka server DNS akan
mencari alamat dari facebook agar komputer kita dapat terhubung dengan
facebook.
3.
Fungsi
Utama Sistem DNS
Menerjemahkan nama-nama host (hostnames) menjadi nomor IP (IP address)
ataupun sebaliknya, sehingga nama tersebut mudah diingat oleh pengguna
internet.
Memberikan suatu informasi tentang suatu host ke seluruh jaringan
internet. DNS memiliki keunggulan seperti:
Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk
mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
Konsisten, IP address sebuah komputer boleh berubah tapi host name tidak
berubah. Contoh:
– unsri.ac.id mempunyai IP 222.124.194.11, kemudian terjadi perubahan
menjadi 222.124.194.25, maka disisi client seolah-olah tidak pernah ada
kejadian bahwa telah terjadi perubahan IP.
– Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di
Internet maupun di Intranet.
4.
Konsep
dan cara kerja DNS
DNS adalah suatu bentuk database yang
terdistribusi, dimana pengelolaan secara lokal terhadap suatu data akan segera
diteruskan ke seluruh jaringan (internet) dengan menggunakan skema
client-server. Suatu program yang dinamakan name server, mengandung semua
segmen informasi dari database dan juga merupakan resolver bagi client-client
yang berhubungan ataupun menggunakannya.
Struktur dari database DNS bisa diibaratkan
dengan dengan struktur file dari sebuah sistem operasi UNIX. Seluruh database
digambarkan sebagai sebuah struktur terbalik dari sebuah pohon (tree) dimana
pada puncaknya disebut dengan root node. Pada setiap node dalam tree tersebut
mempunyai keterangan (label) misalnya, .org, .com, .edu, .net, .id dan
lain-lainnya, yang relatif rerhadap puncaknya (parent).Ini bisa diibaratkan
dengan relative pathname pada sistem file UNIX,seperti direktori bin, usr, var,
etc dan lain sebagainya. Pada puncak root node dalam sebuah sistem DNS
dinotasikan dengan “.” atau “/” pada sistem file UNIX.
Pada setiap node juga merupakan root dari
subtree, atau pada sistem file UNIX merupakan root direktori dari sebuah
direktori. Hal ini pada sistem DNS disebut dengan nama domain. Pada tiap domain
juga memungkinkan nama subtree dan bisa berbeda pula, hal ini disebut subdomain
atau subdirektori pada sistem file UNIX. Pada bagian subdomainjuga memungkinkan
adanya subtree lagi yang bisa dikelola oleh organisasi yang berbeda dengan
domain utamanya.
5.
Konfigurasi
DNS Server
1.
install di ubuntu dengan
perintah :
#apt-get install bind9
2.
konfigurasi DNS SERVER ada
tiga file yang harus di edit :
a. named.conf.default-zones
b. db.127
c. db.local
untuk mengantisipasi terjadinya error maka ketiga file tersebut kita
copy terlebih dahulu dengan perintah :
3.
masuk ke direktori
/etc/bind dengan cara
#cd [spasi]/etc/bind [enter]
ketik lagi : cp
[spasi]named.conf.default-zones [spasi]named.conf.default-zones2
cp [spasi]db.127[spasi]db.254[enter]
cp [spasi]db.local[spasi]db.facebook23[enter]
4.
mengedit isi dari ketiga file
tersebut
a.
nano
[spasi]named.conf.default-zones[enter]
edit seperti gambar di bawah ini
//
prime the server with knowledge of the root servers
zone "." {
type hint;
file "/etc/bind/db.facebook23";
};
// be authoritative for the localhost
forward and reverse zones, and for
// broadcast zones as per RFC 1912
zone "localhost" {
type master;
file "/etc/bind/db.facebook23";
};
zone "23.168.192.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.254";
};
b.
nano[spasi]/etc/bind/db.254[enter]
;
; BIND reverse data file for local loopback interface
;
$TTL
604800
@
IN SOA facebook23.com root.facebook23.com (
1 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
@
IN NS facebook23.com.
1
IN PTR www.facebook23.com.
1
IN PTR ftp.facebook23.com.
1
IN PTR mail.facebook23.com.
c. nano [spasi] db.facebook26
;
; BIND data file for
local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN
SOA facebook23.com.
root.facebook23.com. (
2 ;
Serial
604800 ;
Refresh
86400 ;
Retry
2419200 ;
Expire
604800 ) ;
Negative Cache TTL
;
@ IN NS facebook23.com.
@ IN A
192.168.23.1
@ IN AAAA
::1
www IN A
192.168.23.1
ftp IN A
192.168.23.1
mail IN A
192.168.23.1
5. nano [spasi]/etc/resolv.conf
name server 192.168.23.1
6. kemudian restart DNS dengan mengetik :
#/etc/init.d/bind9 restart
root@ubuntu:/etc/bind# /etc/init.d/bind9 restart
* Stopping domain name service... bind9 waiting
for pid 928 to die
[
OK ]
* Starting domain name
service... bind9
[ OK ]
7. lihat hasilnya dengan mengetikkaan
nslookup 192.168.23.1
--pastikan outputnya seperti dibawah ini--
Server: 192.168.23.1
Address: 192.168.23.1#5
1.23.168.192.in-addr.arpa name = www.facebook26.com.
1.23.168.192.in-addr.arpa name = mail.facebook26.com.
1.23.168.192.in-addr.arpa name = ftp.facebook26.com.
nslookup facebook23.com
Server: 192.168.23.1
Address: 192.168.23.1#53
Name: facebook23.com
Address: 192.168.23.1
nslookup
facebook26.com
Server: 192.168.26.1
Address: 192.168.26.1#53
Name: facebook26.com
Address:
192.168.26.1
(jangan lupa untuk testing pada client atau win XP pada
virtualbox)







0 comments:
Post a Comment